<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415</id><updated>2011-07-07T22:52:12.240-07:00</updated><category term='Environment'/><category term='Literary'/><category term='Healthy'/><title type='text'>|</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>21</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-7078930808821760817</id><published>2009-10-31T18:33:00.001-07:00</published><updated>2009-10-31T18:58:47.153-07:00</updated><title type='text'>KEADAAN KUALITAS AIR BERSIH DI PERKOTAAN</title><content type='html'>&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;|&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; Direktorat Pengembangan Air Minum (Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; | &lt;a href="http://digilib-ampl.net/"&gt;digilib-ampl.net&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;| DISERTASI dan TESIS Program Pascasarjana UM, 2009. Oleh Noor Hujjatusnaini &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;| Heri Apriyanto-Pusat Pengkajian Teknologi Pengembangan Wilayah Deputi Bidang PKT – BPPT (&lt;a href="http://www.disdikgunungkidul.org/"&gt;www.disdikgunungkidul.org&lt;/a&gt;) &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;|&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzqOxNRsMI/AAAAAAAAAHs/iBnGpwOkokk/s1600-h/pencemaran-sungai.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzqOxNRsMI/AAAAAAAAAHs/iBnGpwOkokk/s320/pencemaran-sungai.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Banyak penelitian yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Pihak Universitas maupun Swasta terhadap kualitas air bersih dan air minum di berbagai kota di Indonesia. Khusus di Jakarta dan Surabaya adalah 2 kota dengan kualitas air minum dan air bersih terendah dibanding kota kota lain di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini adalah akibat dari rendahnya kualitas air baku dan tingkat pencemaran yang sedemikian parah di aliran sungai maupun air bawah tanah akibat kepadatan penduduk dan dekatnya jarak sumur bor dan Septic Tank yang kurang dari 10 Meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironisnya, air dengan tingkat pencemaran yang demikian tinggi bahkan sudah biasa digunakan oleh masyarakat untuk&amp;nbsp; kebutuhan MCK dan juga air minum. Bagi yang mampu,tentu akan memilih air minum isi ulang ataupun air minum dalam kemasan. Hal yang paling dikhawatirkan adalah jika air bersih atau air minum tersebut berdampak buruk bagi kesehatan karena secara biologis, fisik dan kimiawi terindikasi mengandung bahan pencemar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran bakteri Coliform merupakan indikator biologi adanya kontaminasi sampah atau feses terhadap sumber air. Kontaminasi Coliform dapat menyebabkan penyakit infeksi saluran pencernaan seperti diare dan gangguang pencernaan lain. Indikator kualitas fisik (kekeruhan, warna, rasa dan aroma/bau air) dan indikator kualitas kimia (pH, kesadahan, nilai BOD dan COD) air merupakan indikator kualitas air yang tidak secara langsung berhubungan dengan kesehatan. Kendati demikian, kualitas fisik dan kimia berhubungan dengan penentuan kelayakan air untuk dikonsumsi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu adanya tindakan nyata dan serius untuk mengatasi permasalahan ini. Masyarakat sebagai komponen yang berperan penting, perlu digugah kesadarannya tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan larangan membuang sampah ataupun limbah industri ke dalam sungai. Khusus pabrik-pabrik besar,sebelum membuang limbah cair ke sungai diwajibkan membuat instalasi Waste Water Treatment Plant (WWTP) untuk menetralkan limbah beracun tersebut.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzlzkZLJ_I/AAAAAAAAAHk/t4ZES-dpG6s/s1600-h/wwtplarge.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzlzkZLJ_I/AAAAAAAAAHk/t4ZES-dpG6s/s320/wwtplarge.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Melihat besarnya peran dan fungsi air bersih serta untuk mengantisipasi semakin tingginya kebutuhan air khususnya air bersih di Kawasan Perkotaan, maka perencanaan sistem air bersih harus mandapat perhatian yang serius. Karena perencanaan sistem air bersih merupakan salah satu faktor utama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kawasan Perkotaan. Pada saat ini dipastikan kinerja pelayanan air bersih di Kawasan Perkotaan masih sangat kurang terutama di kota metropolitan, kota besar, kota sedang dan kota kecil. Sebagai contoh pelanggan air minum perkotaan di Indonesia baru mampu dilayani sebanyak 50% kebutuhan air bersih penduduk Indonesia (Dirjen Cipta Karya, DPU, 1998). Provinsi DKI Jakarta yang merupakan kota metropolitan, pada tahun 2002 jumlah penduduk yang terlayani air bersih baru sekitar 54% atau 5.132.425 jiwa (PDAM Jakarta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzqX6oUj2I/AAAAAAAAAH0/BhB8UdLjCp8/s1600-h/sungai+kotor.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzqX6oUj2I/AAAAAAAAAH0/BhB8UdLjCp8/s320/sungai+kotor.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Disamping Perlunya penanganan pengelolaan air besih untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari, yang tidak kalah penting adalah penyelamatan ekosistem sungai dari bahan pencemar berbahaya dan keberlangsungan hidup masyarakat daerah aliran sungai yang menggantungkan hidup dari sungai. Mata rantai pencemaran sungai ini, bila tidak ditangani dengan serius dampaknya sungguh luar biasa. Mulai matinya habitat sungai, terganggunya populasi beberapa jenis burung, matinya bibit ikan dalam kolam-kolam tambak yang berimbas pada menurunnya hasil panen karena gagal panen dan banyaknya warga pinggiran sungai yang terkena dampak dengan timbulnya berbagai penyakit kulit,dsb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-7078930808821760817?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/7078930808821760817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=7078930808821760817&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7078930808821760817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7078930808821760817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2009/10/keadaan-kualitas-air-bersih-di.html' title='KEADAAN KUALITAS AIR BERSIH DI PERKOTAAN'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SuzqOxNRsMI/AAAAAAAAAHs/iBnGpwOkokk/s72-c/pencemaran-sungai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-6342295820258511888</id><published>2008-10-20T18:04:00.000-07:00</published><updated>2008-10-20T18:49:28.486-07:00</updated><title type='text'>Apa itu Protokol Kyoto ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Kyoto"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Kyoto&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SP0vVM6HTDI/AAAAAAAAAHE/hGXb_Q2rnmI/s1600-h/protokol+kyoto+ID.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SP0vVM6HTDI/AAAAAAAAAHE/4u0AMwGfPjM/s200-R/protokol+kyoto+ID.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Protokol Kyoto&lt;/strong&gt; adalah sebuah amandemen terhadap Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC), sebuah persetujuan internasional mengenai pemanasan global. Negara-negara yang meratifikasi protokol ini berkomitmen untuk mengurangi emisi/pengeluaran karbon dioksida dan lima gas rumah kaca lainnya, atau bekerja sama dalam perdagangan emisi jika mereka menjaga jumlah atau menambah emisi gas-gas tersebut, yang telah dikaitkan dengan pemanasan global.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika sukses diberlakukan, Protokol Kyoto diprediksi akan mengurangi rata-rata cuaca global antara 0,02°C dan 0,28°C pada tahun 2050. (sumber: Nature, Oktober 2003)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nama resmi persetujuan ini adalah Kyoto Protocol to the United Nations Framework Convention on Climate Change (Protokol Kyoto mengenai Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim). Ia dinegosiasikan di Kyoto pada Desember 1997, dibuka untuk penanda tanganan pada 16 Maret 1998 dan ditutup pada 15 Maret 1999. Persetujuan ini mulai berlaku pada 16 Februari 2005 setelah ratifikasi resmi yang dilakukan Rusia pada 18 November 2004.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Detil Protokol&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut rilis pers dari Program Lingkungan PBB:&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"Protokol Kyoto adalah sebuah persetujuan sah di mana negara-negara perindustrian akan mengurangi emisi gas rumah kaca mereka secara kolektif sebesar 5,2% dibandingkan dengan tahun 1990 (namun yang perlu diperhatikan adalah, jika dibandingkan dengan perkiraan jumlah emisi pada tahun 2010 tanpa Protokol, target ini berarti pengurangan sebesar 29%). Tujuannya adalah untuk mengurangi rata-rata emisi dari enam gas rumah kaca - karbon dioksida, metan, nitrous oxide, sulfur heksafluorida, HFC, dan PFC - yang dihitung sebagai rata-rata selama masa lima tahun antara 2008-12. Target nasional berkisar dari pengurangan 8% untuk Uni Eropa, 7% untuk AS, 6% untuk Jepang, 0% untuk Rusia, dan penambahan yang diizinkan sebesar 8% untuk Australia dan 10% untuk Islandia."&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Protokol Kyoto adalah protokol kepada Konvensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC, yang diadopsi pada Pertemuan Bumi di Rio de Janeiro pada 1992). Semua pihak dalam UNFCCC dapat menanda tangani atau meratifikasi Protokol Kyoto, sementara pihak luar tidak diperbolehkan. Protokol Kyoto diadopsi pada sesi ketiga Konferensi Pihak Konvensi UNFCCC pada 1997 di Kyoto, Jepang.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian besar ketetapan Protokol Kyoto berlaku terhadap negara-negara maju yang disenaraikan dalam Annex I dalam UNFCCC.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Status persetujuan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada saat pemberlakuan persetujuan pada Februari 2005, ia telah diratifikasi oleh 141 negara, yang mewakili 61% dari seluruh emisi. Negara-negara tidak perlu menanda tangani persetujuan tersebut agar dapat meratifikasinya: penanda tanganan hanyalah aksi simbolis saja. Daftar terbaru para pihak yang telah meratifikasinya ada di sini.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut syarat-syarat persetujuan protokol, ia mulai berlaku "pada hari ke-90 setelah tanggal saat di mana tidak kurang dari 55 Pihak Konvensi, termasuk Pihak-pihak dalam Annex I yang bertanggung jawab kepada setidaknya 55 persen dari seluruh emisi karbon dioksida pada 1990 dari Pihak-pihak dalam Annex I, telah memberikan alat ratifikasi mereka, penerimaan, persetujuan atau pemasukan." Dari kedua syarat tersebut, bagian "55 pihak" dicapai pada 23 Mei 2002 ketika Islandia meratifikasi. Ratifikasi oleh Rusia pada 18 November 2004 memenuhi syarat "55 persen" dan menyebabkan pesetujuan itu mulai berlaku pada 16 Februari 2005.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Status terkini para pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SP0vmglrGOI/AAAAAAAAAHM/oXzRZeAyWU0/s1600-h/800px-Kyoto36-2005.png" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SP0vmglrGOI/AAAAAAAAAHM/Rpgy3eYgL6Q/s400-R/800px-Kyoto36-2005.png" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;Hingga 3 Desember 2007, 174 negara telah meratifikasi protokol tersebut, termasuk Kanada, Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Rusia dan 25 negara anggota Uni Eropa, serta Rumania dan Bulgaria.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada dua negara yang telah menanda tangani namun belum meratifikasi protokol tersebut:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Amerika Serikat (tidak berminat untuk meratifikasi) &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kazakstan &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada awalnya AS, Australia, Italia, Tiongkok, India dan negara-negara berkembang telah bersatu untuk melawan strategi terhadap adanya kemungkinan Protokol Kyoto II atau persetujuan lainnya yang bersifat mengekang. Namun pada awal Desember 2007 Australia akhirnya ikut seta meratifikasi protokol tersebut setelah terjadi pergantian pimpinan di negera tersebut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-6342295820258511888?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/6342295820258511888/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=6342295820258511888&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6342295820258511888'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6342295820258511888'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/10/apa-itu-protokol-kyoto.html' title='Apa itu Protokol Kyoto ?'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SP0vVM6HTDI/AAAAAAAAAHE/4u0AMwGfPjM/s72-Rc/protokol+kyoto+ID.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-7368248848450178115</id><published>2008-10-17T23:30:00.000-07:00</published><updated>2008-10-18T00:22:34.522-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Dari Yakushima, Toyota RiN menciptakan Harmoni antara Manusia dan Alam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.astraworld.com/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;http://www.astraworld.com/&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.arthazone.com/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;http://www.arthazone.com/&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;; &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.autoblackthrough.com/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;http://www.autoblackthrough.com/&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMKSesOiI/AAAAAAAAAGU/CiLh3gciUl0/s1600-h/toyota-rin-concept_1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMKSesOiI/AAAAAAAAAGU/ka4ialzFgmE/s200-R/toyota-rin-concept_1.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;Berangkat dari nilai-nilai filosofi, spiritual, dan keselarasan yang telah tercipta di situs alam Yakushima yang telah di bahas dalam posting sebelumnya. Toyota memperkenalkan untuk kali pertama ke publik dalam ajang "Tokyo Motor Show 2007". Sebuah kendaraan masa depan yang menggabungkan konsep kenyamanan dan keamanan serta bertujuan dalam upaya menciptakan harmoni antara manusia dan alam. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Dari bentuknya yang unik, Toyota RiN memang difokuskan pada peningkatan kenyamanan dan konsep hidup sehat. Aspek kenyamanan diwujudkan dengan interior yang lega, di mana kursi dibuat senyaman mungkin dengan model terpisah antara satu kursi dan kursi lain. Model sandaran kursi dirancang dalam tiga bagian yakni bagian kepala, badan dan bagian bokong. Dengan model ini, pengemudi ataupun penumpang menjadi lebih nyaman, apalagi posisi kursi bisa ditekuk hingga beberapa derajat untuk menyesuaikan kenyamanan penumpang. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mobil konsep yang dirancang secara serius oleh tim desain Toyota Motor Corporation (TMC) ini lebih jauh ingin menanamkan dalam benak masyarakat yang mulai makin sadar dalam mengelola kehidupannya untuk lebih sehat. "Furthermore, to turn their attention to society and nature, producing a healthy rhythm for both mind and body, " begitu tulis TMC seperti dilansir carbodydesign.com, Senin (05/11).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMcW9_BuI/AAAAAAAAAGc/PWRwgATvxgs/s1600-h/toyota-rin-concept_8.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMcW9_BuI/AAAAAAAAAGc/BVgis0KxCAY/s200-R/toyota-rin-concept_8.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Melihat model eksteriornya memang terkesan aneh dan tidak lazim. Model box-shape pada body kemudian model sliding door pada pintu, serta eksterior yang memendarkan warna hijau dan putih, Rin, yang berarti ”tulus” dan ”anggun” ini memiliki lantai bahkan sebagian besar cover body transparan. Jika Anda mengendarai mobil ini, sangat mudah sekali dikenali karena wajah Anda beserta isi kabin mobil kelihatan dari luar. Untuk penerangan jalan, RIN mengaplikasikan lampu depan yang dilengkapi fitur light distribution control yang mengatur intensitas cahaya lampu depan agar tidak menyilaukan para pejalan kaki dan pengemudi mobil lainnya yang datang dari arah yang berlawanan. &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMggU6ecI/AAAAAAAAAGk/NRFT2LNE5JE/s1600-h/toyota-rin-concept_4.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMggU6ecI/AAAAAAAAAGk/iRTekWa4K4s/s200-R/toyota-rin-concept_4.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan memang seperti inilah Toyota RiN dibuat. Keseluruhan aspek dari konsep mobil yang bertujuan untuk menyatukan harmoni antara kehidupan manusia dan alam ini sangat pas. Brand image yang ditawarkan TMC kepada konsumen di mana kolaborasi antara “harmony with nature” dan “healthy mind and body” diyakini bisa menjadi entry poin masyarakat untuk menggemari model mobil seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMlYhG5vI/AAAAAAAAAGs/vQWGDc7Ys-8/s1600-h/toyota-rin-concept_9.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMlYhG5vI/AAAAAAAAAGs/vEPD1BX8vpA/s200-R/toyota-rin-concept_9.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMwd62wFI/AAAAAAAAAG0/1tdfZGNWGVA/s1600-h/toyota-rin-concept_10.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMwd62wFI/AAAAAAAAAG0/ea42SvuSyAU/s200-R/toyota-rin-concept_10.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;Selain tampak luar yang mencerminkan sebagai "green car", interior Toyota RiN juga dirancang khusus dan bernuansa alam pula. Misalkan di bagian kursi di mana terdapat motif akar-akaran dan pohon Yakusugi (icon tumbuhan Jepang). Dominasi warna hijau sebagai warna alam juga sampai pada bagian konsol panel di dashboard depan hingga karpet. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMzA1_H0I/AAAAAAAAAG8/I9I67OVnIC0/s1600-h/toyota-rin-concept_11.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMzA1_H0I/AAAAAAAAAG8/680r-q4Bi7o/s200-R/toyota-rin-concept_11.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;Yang lebih utama dari ini semua adalah lapisan body Toyota RiN ini yang terbuat dari bahan khusus, sejenis kaca yang mampu mereduksi pancaran sinar ultraviolet dan infrared yang bersumber dari matahari. Soal bahan bakar, Rin menggunakan hybrid antara bensin dan listrik. Dengan demikian, semakin jelaslah Toyota RiN sebagai mobil sehat bernuansa alami dengan tingkat kenyamanan maksimal.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-7368248848450178115?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/7368248848450178115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=7368248848450178115&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7368248848450178115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7368248848450178115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/10/kendaraan-konsep-ini-pertama-kali.html' title='Dari Yakushima, Toyota RiN menciptakan Harmoni antara Manusia dan Alam'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPmMKSesOiI/AAAAAAAAAGU/ka4ialzFgmE/s72-Rc/toyota-rin-concept_1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-6028467746292406695</id><published>2008-10-13T23:16:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T23:32:58.786-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Yakushima, Situs Alam Warisan Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.yakushima-town.jp/"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;www.yakushima-town.jp&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;, &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.liputan6.com/mobile/?c_id=9&amp;id=108025"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;www.liputan6.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ6tNF0VaI/AAAAAAAAAE8/78l5hcT_vfE/s1600-h/kagoshima_map.gif" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ6tNF0VaI/AAAAAAAAAE8/izhszSMWhC8/s200-R/kagoshima_map.gif" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Pulau Yakushima, terletak di bagian paling utara Jepang, 40 menit dengan pesawat dari Bandar Udara Kagoshima, merupakan tempat di mana terdapat hutan purba pohon-pohon cemara tua. Tempat ini adalah rumah bagi jomon sugi, pohon cemara tertua di Jepang, diperkirakan usianya antara 2000 - 7000 tahun.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yakushima adalah salah satu tempat paling basah di Jepang, "di Yakushima hujan terjadi 35 kali dalam satu bulan" kata salah satu penduduk setempat. Hampir 4000 mm hujan per tahun turun di tepi pantai, sementara di daerah pegunungan, bisa mencapai kisaran 8000-10000 mm. Ini berasal dari kontribusi air yang berasal dari sungai-sungai dan air terjun. Sehingga jenis tumbuhan yang hidup di Yakushima pun beraneka ragam. Mulai dari tanaman subarktik yang banyak didapat di daerah pegunungan Okudake hingga tumbuhan subtropis yang hidup di daerah pesisir. Karena alasan inilah, Yakushima ditetapkan UNESCO sebagai situs warisan dunia yang pertama di Jepang pada tahun 1993. Mengambil tanaman hidup di Yakushima sangatlah dilarang.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ7hLsnDbI/AAAAAAAAAFM/RSz6Pg6Y_Zw/s1600-h/Yakushima+island_small.bmp" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ7hLsnDbI/AAAAAAAAAFM/XagtSZUkgUc/s200-R/Yakushima+island_small.bmp" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Tak hanya itu. Berkat air yang berlimpah, semua sistem kelistrikan pulau ini dibangkitkan dengan tenaga air atau hidroelektrik. Kini, bahan bakar minyak untuk membangkitkan listrik sudah tak diperlukan. Baru-baru ini, proyek kerja sama universitas dan perusahaan swasta pun tengah dibangun. Mereka memanfaatkan kemurnian air dan pembangkit listrik untuk menghasilkan bahan bakar hidrogen dengan metode elektrolisis.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ73a327OI/AAAAAAAAAFU/kqbLhm0tv88/s1600-h/Yakusugi+tree_small.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ73a327OI/AAAAAAAAAFU/SI-9AchxUko/s200-R/Yakusugi+tree_small.jpg" xd="true" /&gt;&lt;/a&gt;Kini, Pulau Yakushima menjadi ajang uji coba bagi mobil listrik yang dihasilkan melalui reaksi kimia antara bahan bakar hidrogen dan oksigen dari udara. Tujuan proyek ini adalah menciptakan lingkungan yang bebas gas buang kendaraan. Mobil bertenaga listrik dari sumber alam hidroelektrik pun mulai lalu lalang di ruas jalan di Yakushima.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Sedangkan untuk mencegah polusi air, bekas minyak makan sisa konsumsi penduduk didaur ulang untuk dibuat bahan bakar diesel. Bahkan, styrofoam juga didaur ulang dibuat bahan bakar. Hiroshi Ishii, wakil dari perusahaan Yakushima Denko mengharapkan ada teknologi yang dapat memanfaatkan energi alam untuk memenuhi semua kebutuhan. Sekaligus menghilangkan semua emisi karbondioksida di Yakushima.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-6028467746292406695?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/6028467746292406695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=6028467746292406695&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6028467746292406695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6028467746292406695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/10/suber-www.html' title='Yakushima, Situs Alam Warisan Dunia'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SPQ6tNF0VaI/AAAAAAAAAE8/izhszSMWhC8/s72-Rc/kagoshima_map.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-8885349434994401167</id><published>2008-10-07T17:33:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T23:37:45.468-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Solusi Polusi Udara Kota</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www2.kompas.com/kompas-cetak/0407/31/opini/1179050.htm"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;www.kompas.com&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt; - Sabtu, 31 Juli 2004&lt;/em&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;POLUSI udara kota di beberapa kota besar di Indonesia, khususnya di Jakarta, telah sangat memprihatinkan. Beberapa hasil penelitian tentang polusi udara dengan segala risikonya telah dipublikasikan, termasuk risiko kanker darah. Namun, jarang disadari, entah berapa ribu warga kota yang meninggal setiap tahunnya karena infeksi saluran pernapasan, asma, maupun kanker paru akibat polusi udara kota.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun sesekali telah mulai turun hujan, tetapi coba sempatkan menengok ke langit saat udara cerah sejak pagi sampai sore hari. Langit di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia sudah tidak biru lagi. Udara kota telah dipenuhi oleh jelaga dan gas-gas yang berbahaya bagi kesehatan manusia.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diperkirakan, dalam sepuluh tahun mendatang terjadi peningkatan jumlah penderita penyakit paru dan saluran pernapasan dengan sangat bermakna. Bukan hanya infeksi saluran pernapasan akut yang kini menempati urutan pertama dalam pola penyakit di berbagai wilayah di Indonesia, tetapi juga meningkatnya jumlah penderita penyakit asma dan kanker paru.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di kota-kota besar, kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70 persen. Sedangkan kontribusi gas buang dari cerobong asap industri hanya berkisar 10-15 persen, sisanya berasal dari sumber pembakaran lain, misalnya dari rumah tangga, pembakaran sampah, kebakaran hutan, dan lain-lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebenarnya banyak polutan udara yang perlu diwaspadai, tetapi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan beberapa jenis polutan yang dianggap serius. Polutan udara yang berbahaya bagi kesehatan manusia, hewan, serta mudah merusak harta benda adalah partikulat yang mengandung partikel (asap dan jelaga), hidrokarbon, sulfur dioksida, dan nitrogen oksida. Kesemuanya diemisikan oleh kendaraan bermotor.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;WHO memperkirakan bahwa 70 persen penduduk kota di dunia pernah menghirup udara kotor akibat emisi kendaraan bermotor, sedangkan 10 persen sisanya menghirup udara yang bersifat "marjinal". Akibatnya fatal bagi bayi dan anak-anak. Orang dewasa yang berisiko tinggi, misalnya wanita hamil, usia lanjut, serta orang yang telah memiliki riwayat penyakit paru dan saluran pernapasan menahun. Celakanya, para penderita maupun keluarganya tidak menyadari bahwa berbagai akibat negatif tersebut berasal dari polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor yang semakin memprihatinkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita perlu belajar melalui pengalaman dari negara lain dalam hal polusi udara kota ini. Pada tahun 1990-an dilaporkan bahwa di Cubatao, Brasil, terjadi tragedi lingkungan yang cukup fatal bagi bayi. Empat puluh dari setiap 1000 bayi yang lahir di kota itu meninggal saat dilahirkan, sedangkan 40 yang lain kebanyakan cacat atau meninggal pada minggu pertama hidupnya. Pada era tahun tersebut, dengan 80.000 penduduk, Cubatao mengalami sekitar 10.000 kasus kedaruratan medis, yang meliputi penyakit tuberkulosis (TBC), pneumonia, bronkitis, emfisema, asma &lt;span style="font-family: inherit;"&gt;bronchiale&lt;/span&gt;, serta beberapa penyakit pernapasan lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Solusi untuk mengatasi polusi udara kota terutama ditujukan pada pembenahan sektor transportasi, tanpa mengabaikan sektor-sektor lain. Hal ini kita perlu belajar dari kota-kota besar lain di dunia, yang telah berhasil menurunkan polusi udara kota dan angka kesakitan serta kematian yang diakibatkan karenanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pemberian izin bagi angkutan umum kecil hendaknya lebih dibatasi, sementara kendaraan angkutan massal, seperti bus dan kereta api, diperbanyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pembatasan usia kendaraan, terutama bagi angkutan umum, perlu dipertimbangkan sebagai salah satu solusi. Sebab, semakin tua kendaraan, terutama yang kurang terawat, semakin besar potensi untuk memberi kontribusi polutan udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Potensi terbesar polusi oleh kendaraan bermotor adalah kemacetan lalu lintas dan tanjakan. Karena itu, pengaturan lalu lintas, rambu-rambu, dan tindakan tegas terhadap pelanggaran berkendaraan dapat membantu mengatasi kemacetan lalu lintas dan mengurangi polusi udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Pemberian penghambat laju kendaraan di permukiman atau gang-gang yang sering diistilahkan dengan "polisi tidur" justru merupakan biang polusi. Kendaraan bermotor akan memperlambat laju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Uji emisi harus dilakukan secara berkala pada kendaraan umum maupun pribadi meskipun secara uji petik (spot check). Perlu dipikirkan dan dipertimbangkan adanya kewenangan tambahan bagi polisi lalu lintas untuk melakukan uji emisi di samping memeriksa surat-surat dan kelengkapan kendaraan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Penanaman pohon-pohon yang berdaun lebar di pinggir-pinggir jalan, terutama yang lalu lintasnya padat serta di sudut-sudut kota, juga mengurangi polusi udara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Anies&lt;/strong&gt; Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran| Universitas Diponegoro&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-8885349434994401167?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/8885349434994401167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=8885349434994401167&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/8885349434994401167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/8885349434994401167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/10/solusi-polusi-udara-kota.html' title='Solusi Polusi Udara Kota'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-8566622373196104058</id><published>2008-09-04T22:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T23:47:43.217-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Mangrove Dijadikan Kayu Bakar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;sumber : &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://64.203.71.11/kompas-cetak/0709/29/jogja/1043015.htm"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;em&gt;http://www.kompas.com/&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;em&gt; &lt;span style="font-size: x-small;"&gt;- Sabtu, 29 September 2007&lt;/span&gt;&lt;/em&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Pemerintah Pernah Menjanjikan Biaya Perawatan, Tak Pernah Terealisasi&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;KENDAL, KOMPAS&lt;/em&gt; - Mangrove di tambak-tambak di Desa Kartika Jaya, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, yang digunakan untuk menangkal abrasi, Jumat (28/9), terlihat tidak terawat dan sebagian sudah ditebang. Potongan kayu tersebut ternyata digunakan masyarakat untuk dijadikan kayu bakar. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Beberapa mangrove atau bakau yang berusia antara satu hingga dua tahun terlihat kering dan letaknya mulai tidak teratur. Untuk mangrove yang sudah besar dan berusia di atas empat tahun, ada yang sudah ditebangi sehingga hanya tersisa akarnya atau bahkan ada yang mati. Beberapa potong kayu hasil penebangan tersebut ada yang digeletakkan begitu saja di tepi tambak. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang petambak, Fadholi (35), mengemukakan, mangrove yang sudah besar memang sering ditebang masyarakat sekitar guna dijadikan kayu bakar untuk memasak. Mereka biasanya memilih tanaman yang tidak lagi dirawat oleh pemilik tambak atau sudah mati. &lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mangrove yang berada di tambaknya juga sebagian sudah mati. Fadholi mengaku tanaman tersebut memang tidak ia rawat. Satu tahun lalu dia mendapatkan mangrove sebanyak 1.000 bibit dan ditanam di tambak seluas tiga hektar yang sudah empat tahun ia sewa. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Bagaimana mau merawat mangrove, saya saja hanya mengontrak tambak. Apalagi, dulu pemerintah menjanjikan ada penggantian biaya perawatan Rp 200 per bibit. Sampai sekarang tidak ada," ujarnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Tidak dilibatkan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Petambak lainnya, Hendradi (38), mengutarakan, pemotongan mangrove tersebut bukan dilakukan warga Kartika Jaya karena mereka mengetahui pentingnya tanaman tersebut untuk mencegah abrasi atau pengikisan tanah. Apalagi, saat pasang tinggi, air laut bisa menutupi tambak dan bisa memasuki permukiman warga yang letaknya sekitar dua kilometer dari bibir pantai. Air laut menggenangi pekarangan warga yang dekat dengan tambak. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Kami tidak mungkin mengawasi terus-menerus tanaman itu. Terlebih kami juga tidak dilibatkan saat penanaman mangrove," ujarnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tempat terpisah, pemerhati mangrove dari Pusat Kajian Pesisir dan Laut Tropis Universitas Diponegoro, Rudhi Pribadi, menuturkan, penanaman mangrove seharusnya sudah melibatkan masyarakat sekitar agar mereka benar-benar mengerti manfaat mangrove tersebut sebagai penghalang abrasi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut dia, mangrove memang tidak dapat secara instan dalam satu atau dua tahun mengatasi persoalan abrasi, tetapi memerlukan waktu. Untuk itu, perlu ada upaya untuk merawat dan memantau perkembangannya. Hal tersebut hanya memungkinkan terjadi bila masyarakat sekitar berperan aktif. (GAL)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-8566622373196104058?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/8566622373196104058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=8566622373196104058&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/8566622373196104058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/8566622373196104058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/09/mangrove-dijadikan-kayu-bakar.html' title='Mangrove Dijadikan Kayu Bakar'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-6414472216487554912</id><published>2008-09-01T17:13:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T17:30:20.699-07:00</updated><title type='text'>Peduli Pemanasan Global, Masjid di Inggris Nyatakan "Bebas Karbon"</title><content type='html'>&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.eramuslim.com/berita/int/8111155138.htm"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;http://www.eramuslim.com/&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt; - Jumat, 11 Jan 08 16:16 WIB&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah masjid di South Woodford, sebelah timur laut kota London menyatakan diri sebagai tempat ibadah pertama yang bebas zat karbon. Masjid ini mengurangi pemakaian gas dan listrik dan menggantikannya dengan penanaman pohon-pohon.&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SLyGX8ytEFI/AAAAAAAAADE/X6lvh9UDPF4/s1600-h/Dr+Mohammed+Fahim.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; cssfloat: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img ad="true" border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SLyGX8ytEFI/AAAAAAAAADE/VomeZDKmgkQ/s320-R/Dr+Mohammed+Fahim.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Organisasi sosial Tolerance Internasional telah melakukan kalkulasi atas emisi karbon masjid tersebut, untuk membantu seberapa besar pengurangan energi yang harus dilakukan Masjid South Woodford.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; text-align: justify;"&gt;Ketua masjid Dr. Muhammad Fahim mengatakan, ajaran Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka hidup. "Kita tidak bisa hanya memanfaatkannya, tanpa menjaga dan melindungi alam, " ujarnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;"Ketika pohon-pohon memberikan memberikan buah, buah itu bukan untuk pohon itu sendiri tapi juga untuk umat manusia yang mendapat keuntungan darinya. Saya ingin setiap Muslim seperti pohon itu, yang memberikan manfaat bukan buat dirinya sendiri, tapi juga untuk orang lain, " sambung Dr. Fahim berfilosofis.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Ia melanjutkan, "Masjid kami menjadi masjid pertama di Inggris yang bebas karbon dan kami berusaha menjadi pelopor untuk masjid-masjid lainnya. Kami ingin mempromosikan hal-hal yang ramah lingkungan. "&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Sementara itu, Ketua Eksekutif Tolerance International, Hamid Bayazi mengatakan, inisiatif yang dilakukan Masjid South Woodford akan mempercepat upaya untuk mengatasi masalah pemanasan global.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;"Kami merasa, terserah pada lembaga-lembaga keagamaan sendiri apakah akan ikut berpatisipasi dalam wacana perubahan iklim. Pada dasarnya, kalangan bisnis sekarang membicarakan masalah ini, begitu juga pemerintah. Tapi jarang ada institusi keagamaan yang melibatkan diri dalam masalah ini, " ujar Bayazi.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Para ilmuwan dunia memprediksikan, suhu dunia rata-rata akan rmeningkat antara 1, 8 sampai 3 derajat Celsius pada abad ini karena efek emisi gas rumah kaca, terutama dari hasil pembakaran bahan bakar minyak. Peningkatan suhu berdampak pada kekeringan, kelaparan, banjir yang bisa membahayakan kelangsungan hidup manusia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Lembaga Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyebutkan, pada tahun 2080 kemungkinan ada 3, 2 milyar penduduk dunia-sepertiga penduduk bumi-yang akan kekurangan air, 600 juta orang akan mengalami kelaparan dan 7 juta orang akan mengalami kebanjiran karena permukaan air laut yang terus naik.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;Organisasi pemerhati lingkungan hidup World Wildlife WWF menuding AS menjadi negara yang paling besar kontribusinya dalam pemanasan global dan telah mengesampingkan peringatan dari para ilmuwan agar ikut mengatasi masalah itu. (ln/iol)&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-6414472216487554912?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/6414472216487554912/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=6414472216487554912&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6414472216487554912'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/6414472216487554912'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/09/peduli-pemanasan-global-masjid-di.html' title='Peduli Pemanasan Global, Masjid di Inggris Nyatakan &quot;Bebas Karbon&quot;'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SLyGX8ytEFI/AAAAAAAAADE/VomeZDKmgkQ/s72-Rc/Dr+Mohammed+Fahim.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-9067720777617347446</id><published>2008-08-21T17:21:00.000-07:00</published><updated>2008-08-29T20:02:53.863-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>MEWASPADAI BAHAYA LIMBAH DOMESTIK DI KALI MAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="lengkapdalam" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: auto;"&gt;&lt;span style="white-space: pre;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://www.ecoton.or.id/"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;http://www.ecoton.or.id/&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; - &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;18 Juni 2004 11:16:14&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align:justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br class="webkit-block-placeholder" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Kali Mas yang membelah  kota Surabaya sepanjang 15 Km dimulai dari pintu air Ngagel, melewati Darmokali, Pasar Keputran, Genteng kali, Jembatan Merah hingga bermuara di Tanjung Perak mengalami pencemaran limbah domestik yang cukup tinggi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="lengkapisi"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Kajian Perum Jasa Tirta awal tahun 2000 menyebutkan bahwa di Kali Mas sumber pencemaran terbesar berasal dari limbah cair domestik yang memberikan kontribusi pencemaran sebesar 87% baru sisanya 13% berasal dari limbah cair industri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SK4TUhLw5cI/AAAAAAAAAC8/AT1qUgPdQj4/s1600-h/Pencemaran+Sungai.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SK4TUhLw5cI/AAAAAAAAAC8/PIrTfT6OwAM/s320-R/Pencemaran+Sungai.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Dampak limbah domestik akan semakin terlihat saat memasuki musim kemarau, hal ini dikarenakan volume debit air limbah tetap sedangkan volume debit air Kali Mas dan Kali Surabaya mengalami penurunan hingga 3 kali. Pada musim penghujan debit air Kali Surabaya mencapai 60 m3/detik sedangkan pada musim kemarau debit air turun menjadi 20 m3/detik. Hal ini menurunkan kemampuan pengenceran air sungai terhadap kualitas limbah domestik, akibatnya muncul buih-buih putih membentuk jajaran pulau busa, dampak seperti ini sering terlihat  dipintu pelepasan saluran pembuangan di Darmo Kali  hingga Pasar Keputarn dan Kayun hingga Monumen Kapal selam seperti yang nampak pada berita Surabaya news, Senin 7 Juni 2004.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Limbah domestik terbagi dalam dua kategori yaitu pertama, limbah cair domestik yang berasal dari air cucian seperti sabun, deterjen, minyak dan pestisida.Kedua adalah limbah cair yang berasal dari kakus seperti sabun, shampo, tinja dan air seni.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Limbah cair domestik menghasilkan senyawa organik berupa protein, karbohidrat, lemak dan asam nukleat  Pada musim kemarau saat debit air Kali Mas turun hingga 300% maka masukan bahan organik kedalam badan air akan mengakibatkan penurunan kualitas air.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Pertama, badan air memerlukan oksigen ekstra guna mengurai ikatan dalam senyawa organik (dekomposisi), akibatnya akan membuat sungai miskin oksigen, membuat jatah oksigen bagi biota air lainnya berkurang jumlahnya. Pengurangan kadar Oksigen dalam air ini sering mengakibatkan peristiwa ikan munggut (ikan mati masal akibat kekurangan Oksigen).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Kedua, Limbah organik mengandung padatan terlarut yang tinggi sehingga menimbulkan kekeruhan dan mengurangi penetrasi cahaya matahari bagi biota fotosintetik.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Ketiga, puluhan ton padatan terlarut yang dibuang hampir lebih dari 3 juta orang di Surabaya akan mengendap dan merubah karakteristik dasar sungai, akibatnya beberapa biota yang menetap didasar sungai akan tereleminasi atau bahkan punah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Dampak limbah organik ini umumnya disebabkan oleh dua jenis limbah cair yaitu deterjen dan tinja.  Deterjen sangat berbahaya bagi lingkungan karena dari beberapa kajian menyebutkan bahwa detergen  memiliki kemampuan untuk melarutkan bahan bersifat karsinogen, misalnya 3,4 Benzonpyrene, selain gangguan terhadap masalah kesehatan, kandungan detergen dalam air minum akan menimbulkan bau dan rasa tidak enak. Sedangkan tinja merupakan jenis vektor pembawa berbagai macam penyakit bagi manusia.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 95%;"&gt;Deterjen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Deterjen umumnya tersusun atas lima jenis bahan penyusun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font type: Helvetica;"&gt;&lt;ol id="undefined"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;surfaktan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;, yang merupakan senyawa Alkyl &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;Bens&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;en Sulfonat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt; (ABS) yang berfungsi untuk mengangkat kotoran pada pakaian. ABS memiliki sifat tahan terhadap penguraian oleh mikroorganisme (nonbiodegradable).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;senyawa fosfat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;, (bahan pengisi) yang mencegah menempelnya kembali kotoran pada bahan yang sedang dicuci. Senyawa fosfat digunakan oleh semua merk deterjen memberikan andil yang cukup besar terhadap terjadinya proses eutrofikasi yang menyebabkan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;Booming Algae&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt; (meledaknya populasi tanaman air)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;Pemutih dan pewangi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt; (bahan pembantu) zat pemutih umumnya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt; terdiri dari zat natrium karbonat. Menurut hasil riset organisasi konsumen Malaysia (CAP) Pemutih dapat menimbulkan kanker pada manusia.  sedangkan untuk penwangi lebih banyak merugikan konsumen karena bahan ini membuat makin tingginya biaya produksi, sehingga harga jual produk semakin mahal. Padahal zat pewangi tidak ada kaitannya dengan kemampuan mencuci.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;bahan penimbul busa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt; yang sebenarnya tidak diperlukan dalam proses pencucian dan tidak ada hubungan antara daya bersih dengan busa yang melimpah.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;Fluorescent&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;, berguna untuk membuat pakaian lebih cemerlang.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:95%;"&gt;Tinja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Bagian yang paling berbahaya dari limbah domestik adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;mikroorganisme  patogen&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt; yang terkandung dalam tinja, karena dapat menularkan beragam penyakit bila masuk tubuh manusia, dalam 1 gram tinja mengandung 1 milyar partikel virus infektif, yang mampu bertahan hidup selama beberapa minggu pada suhu dibawah 10 derajat Celcius. Terdapat 4 mikroorganisme patogen yang terkandung dalam tinja yaitu : virus, Protozoa, cacing dan bakteri yang umumnya diwakili oleh jenis Escherichia coli (E-coli). Menurut catatan badan Kesehatan dunia (WHO) melaporkan bahwa air limbah domestik yang belum diolah memiliki kandungan virus sebesar 100.000 partikel virus infektif setiap liternya, lebih dari 120 jenis virus patogen yang terkandung dalam air seni dan tinja. Sebagian besar virus patogen ini tidak memberikan  gejala yang jelas sehingga sulit dilacak penyebabnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Saat ini E-coli adalah mikroorganisme yang mengancam Kali Mas. Bakteri penghuni usus manusia dan hewan berdarah panas ini telah mengkontaminasi badan air Kali Mas, dari Kajian Dhani Arnantha staf peneliti Lembaga kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah menyebutkan bahwa di Hulu Kali Mas tepatnya di daerah Ngagel jumlah  E-coli dalam 100 ml air Kali Mas mencapai 350 milyar â€“ 1600 milyar padahal dalam baku mutu yang ditetapkan oleh Pemerintah dalam PP 82/2001 tentang Pengendalian Limbah cair menyebutkan bahwa badan air yang dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum seperti Kali Mas kandungan E-coli dalam 100 ml air tidak boleh lebih dari 10.000.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Setelah tinja memasuki badan air, E-coli akan mengkontaminasi perairan, bahkan pada kondisi tertentu E-coli dapat mengalahkan mekanisme pertahanan tubuh dan dapat tinggal di dalam pelvix ginjal dan hati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Tingginya tingkat pencemaran domestik Kali Mas memberikan dampak yang signifikan terhadap kualitas kesehatan masyarakat yang tinggal disepanjang bantaran Kali Mas, hal  ini merujuk pada data yang dikeluarkan oleh Paguyuban Kanker Anak Jawa Timur RSUD Dr Soetomo Oktober 2003 yang menyebutkan bahwa 59% penderita kanker anak adalah leukimia dan sebagian besar dari penderita kanker ini tinggal di Daerah Aliran Sungai Brantas (termasuk Kali Surabaya dan Kali Mas). Jenis Kanker lainnya yang umum diderita Anak yang tinggal di Bantaran Kali adalah kanker syaraf (neuroblastoma), Kanker kelenjar getah bening (Limfoma), kanker ginjal (tumor wilms), dan Kanker Mata.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Ancaman serius ini harus memicu peran aktif Pemerintah dalam mengendalikan pencemaran domestik, karena dibandingkan dengan Limbah cair industri, penanganan sumber limbah domestik sulit untuk dikendalikan karena sumbernya yang tersebar. Upaya yang dimaksudkan bukan penyuluhan kepada masyarakat untuk tidak membuang tinja atau deterjen kesungai, tetapi lebih kepada mengarahkan industri-industri kita untuk menerapkan cleaner production (industri yang berwawasan lingkungan) dengan menerapkan pengolahan limbah dan menghasilkan produk-produk ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-style: Helvetica Neue;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Sebagai konsumenpun masyarakat pemakai detergen juga harus berani memilih dengan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;menggunakan produk-produk yang dihasilkan oleh industri yang telah memiliki predikat hijau, predikat hijau ini diberikan oleh Kantor kementrian Lingkungan Hidup dalam program Proper (Program Pentaatn Industri) dalam program ini diberikan predikat emas untuk industri yang menerapkan industri bersih, predikat Hijau untuk industri yang telah mengelolah limbahnya dan telah mengembangkan community development bagi masyrakat sekitar, predikat biru, Predikat Merah dan Predikat hitam bagi industri yang menimbulkan kerusakan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-styl: Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;Dengan memilih produk-produk dari industri berpredikat hijau berarti kita juga ikut serta dalam menjaga kualitas lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br class="webkit-block-placeholder" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: #333333; font-family:Helvetica;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penulis : Fakhrizal - Mahasiswa Teknik Lingkungan UPN Surabaya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br class="webkit-block-placeholder" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: Helvetica;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-9067720777617347446?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/9067720777617347446/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=9067720777617347446&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/9067720777617347446'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/9067720777617347446'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/08/mewaspadai-bahaya-limbah-domestik-di.html' title='MEWASPADAI BAHAYA LIMBAH DOMESTIK DI KALI MAS'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SK4TUhLw5cI/AAAAAAAAAC8/PIrTfT6OwAM/s72-Rc/Pencemaran+Sungai.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-2180786592217116874</id><published>2008-08-12T17:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-13T18:01:39.087-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Makan Daging = Global Warming, Bagaimana Bisa?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;PRODUKSI DAGING SELURUH DUNIA MENINGKAT DENGAN CEPAT &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Produksi daging seluruh dunia: &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;1990: 174 juta ton &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;1994: 194 juta ton &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;1997: 210 juta ton &lt;/div&gt;1997 : 210 juta ton daging diproduksi. Di Swiss, angka ini mencapai 600.000 ton. Di Swiss, kuantitas konsumsi daging telah melampaui kuantitas konsumsi roti (hal ini mungkin terjadi di negara lain juga). Fakta ini mempunyai dampak lingkungan dan ekonomi yang besar di seluruh dunia. Malangnya, dampak ini tidak mendapatkan banyak perhatian. &lt;br /&gt;TINJA CAIR MEMBUAT HUTAN-HUTAN SEKARAT &lt;br /&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Penelitian ilmiah terakhir menunjukkan dengan jelas bahwa peternakan massal masa kini adalah penyebab utama dari sekaratnya hutan-hutan. Ahli Biologi Dr. Hans Mohr menyatakan dalam “Spektrum der Wissenscahft” pada bulan Januari 1994 : &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Sebuah pandangan penting yang diperoleh melalui 10 tahun penelitian terhadap kerusakan hutan adalah sejumlah besar nitrogen dan khususnya amonium nitrogen, yang dihasilkan dari peternakan, harus segera dikurangi. Pembuangan tinja cair dari hewan dan manusia yang kuantitasnya terus meningkat tetap merupakan masalah utama.&lt;/div&gt;Emisi amonia dari peternakan mencapai angka 90% dari seluruh tinja cair. &lt;br /&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Saat ini, tinja manusia sebagian besar dibuang melalui saluran tertanam; tinja hewan, bagaimanapun juga, tetap dibuang begitu saja di permukaan tanah. Hasilnya adalah nitrogen (N) dalam bentuk amonia (NH3), yang pada masa kini ditetapkan sebagai faktor yang paling bertanggungjwab terhadap sekaratnya hutan-hutan, 85% amonia (NH3) disebabkan oleh emisi ternak. &lt;/div&gt;Seekor sapi rata-rata menghasilkan Nitrogen dua kali lipat dibandingkan mobil dengan katalisator yaitu sekitar 36 kilogram per tahun.&lt;br /&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Nitrogen, sesungguhnya adalah nutrisi esensial untuk padang rumput, hutan dan kehidupan di dalam air, namun jika berlebihan dapat menuju ke arah fertilisasi berlebihan (over-fertilization). Hal ini sangat terlambat untuk diketahui sebab hutan mula-mula tumbuh lebih cepat dengan pasokan nitrogen yang tinggi dan kemudian menunjukkan reaksi kehancuran hanya jika lapisan tanah menjadi sangat jenuh dengan nitrogen. &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Pada tahun 1992, komite peneliti dari Bundestag Jerman untuk topik “Pemulihan atmosfir bumi” mencapai kesimpulan yang sama. Sehubungan dengan amonia (NH3), mereka mempublikasikannya dalam Perubahan iklim mengancam pembangunan nasional : &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Emisi NH3 secara nasional (Jerman Barat), secara benua (Eropa Barat) dan secara global , 80%nya dihasilkan oleh peternakan. 528.000 ton NH3 dibuang setiap tahun di Jerman Barat. Amonia ditemukan di area tertentu, seperti di peternakan dan juga tempat penyimpanan dan produksi pupuk organik. Amonia dan Nitrogen yang dihasilkan dapat diturunkan dengan cara mengurangi jumlah ternak, mengubah makanan ternak, dan mengurangi produksi tinja cair. Hal ini akan menguntungkan tak hanya secara ekologis tapi juga secara ekonomis. &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Untuk mendapatkan gambaran mengenai dampak ekonomis dari hutan yang sekarat, maka dampak ini dapat dihitung dengan mengambil sebuah contoh yaitu Resort Davos di Swiss : Pemusnahan sebagian hutan dari hutan lokal akan menimbulkan biaya sekitar 267 juta Swiss Frank, pemusnahan seluruh hutan lokal akan menimbulkan biaya sebesar 508 juta Swiss Frank. Bahkan bila seluruh area pembatas hutan diganti dengan tanaman pembatas yang lebih banyak, hal ini akan tetap menimbulkan biaya sebesar 415 juta Swiss Frank.&lt;/div&gt;EFEK PEMANASAN GLOBAL &lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;Sampai sekarang, pada dasarnya angkutan dan industri sering dituding bertanggungjawab terhadap efek pemanasan global. Pengaruh peternakan dalam hal ini telah diabaikan sejak lama. Pimpinan Institusi Untuk Iklim, Lingkungan dan Energi di Wuppertal, Ernst U.v. WeizsÃ¤cker berkomentar atas hal ini : â€œSumbangan peternakan kepada efek pemanasan global kurang lebih sama dengan yang disumbangkan angkutan otomotif, jika kita mempertimbangkan musnahnya hutan untuk peternakan. Pengubahan padang savana menjadi gurun, erosi di pegunungan, kebutuhan air yang sangat besar untuk ternak, kebutuhan energi yang sangat besar untuk menggemukkan hewan adalah alasan bagi kita untuk bertindak lebih lanjut untuk setiap pon daging, demi lingkungan hidup kita.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKI3ue_D4UI/AAAAAAAAACk/Je7C7f4NVvM/s1600-h/pemanasan_global.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; border-right: 0px; border-top: 0px; float: left; margin-bottom: 1em; border-left: 0px; margin-right: 1em; border-bottom: 0px; background-color: transparent; cssfloat: left;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKI3ue_D4UI/AAAAAAAAACk/EoHkUoOqiv0/s400-R/pemanasan_global.jpg" style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px; cssfloat:  ;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;Selain oleh penyebab lain, efek pemanasan global disebabkan oleh tiga gas yaitu methana, karbon dioksida dan nitrogen oksida. Ketiganya berasal dari peternakan besar. 12% emisi gas methana dihasilkan hanya oleh 1.3 milyar ternak yang dipelihara di seluruh dunia. Peternakan menghasilkan 115 juta ton gas methana dalam satu tahun. Hal ini jauh lebih berbahaya, jika kita tahu bahwa satu molekul methana menyumbang efek pemanasan global 25 kali lebih besar daripada satu molekul karbon dioksida. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sejak 1970 lebih dari 20 juta hektar hutan tropis telah berubah menjadi peternakan. ( Worldwatch Institute )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;&lt;em&gt;(Sumber : SVV/ Schweizerischen Vereinigung FÃ¼r Vegetarismus/ Persatuan Vegetarian Swiss www.vegetarismus.ch , artikel Die wirtschaftlichen und Ã¶kologischen Folgen der fleischorientierten ErnÃ¤hrungsweise)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-2180786592217116874?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/2180786592217116874/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=2180786592217116874&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/2180786592217116874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/2180786592217116874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/08/produksi-daging-seluruh-dunia-meningkat.html' title='Makan Daging = Global Warming, Bagaimana Bisa?'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKI3ue_D4UI/AAAAAAAAACk/EoHkUoOqiv0/s72-Rc/pemanasan_global.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-2786162207417804877</id><published>2008-08-10T19:39:00.000-07:00</published><updated>2008-08-12T17:14:32.800-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Enam Derajat Untuk Menghancurkan Peradaban Manusia</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila pemanasan global terus berlanjut pada suhu tertentu maka kita akan menghadapi kepunahan. Jadi apa yang sebenarnya akan terjadi apabila bumi terus memanas? Oleh Group Berita AS ( Asal bahasa Inggris)&lt;br /&gt;Jurnalis dan penyiar acara lingkungan hidup asal Inggris, Mark Lynas, melakukan perjalanan selama 3 tahun yang mengelilingi 5 benua untuk menyaksikan berbagai perubahan karena dampak pemanasan global. Dari mencairnya tundra di Alaska, tenggelamnya pulau di Pasifik dari negara bagian dari Tuvalu, dan bertambahnya dataran tandus di pedalaman Mongolia sampai pada lenyapnya lapisan es di Peru dan banjir, serta badai yang menyebabkan erosi di China. Tuan Lynas secara pribadi mengumpulkan semua bukti yang dikumpulkan dalam bukunya mengenai perubahan iklim, High Tide: The Truth About Our Climate Crisis (Gelombang Besar: Kenyataan Mengenai Krisis Perubahan Iklim Kita).&lt;div class="fullpost"&gt;Setelah itu, dalam waktu singkat Tuan Lynas mempelajari lebih mendalam tentang berbagai bukti ilmiah serta rasional mengenai efek pemakaian bahan bakar fosil terhadap iklim, lingkungan, dan kehidupan di planet ini. Beliau menghabiskan waktunya beberapa bulan di perpustakaan ilmiah Radcliffe di Universitas Oxford untuk membaca ribuan buku literatur ilmiah yang telah dianalisa secara mendalam sebelum mempublikasikan buku kejutannya yang kedua, Six Degrees: Our Future on a Hotter Planet (Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas); sebagai media lain untuk membangkitkan kesadaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku terbarunya secara sistematik membahas perubahan iklim berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian secara ilmiah dengan penggunaan aplikasi komputer tahap lanjut dan juga pencarian secara palaeoclimatic untuk menelusuri sejarah bumi yang memberikan gambaran akan pemanasan iklim di masa mendatang dan akibat yang akan dihadapi. Selain itu ia juga meneliti periode-periode dari perubahan iklim dramatik sebelumnya melalui proses alami dan meramalkan akan efek menakutkan dari pemanasan global yang akan dihadapi semua kehidupan dan lingkungan di planet ini.&lt;br /&gt;Derajat demi derajat, satu derajat per bab. Enam Derajat disusun berdasarkan "Laporan Perkiraan Ketiga" dari Panel Antar Pemerintah untuk Perubahan Iklim (IPCC) tahun 2001 (http:/www.ipcc.ch). Pada setiap halaman, efek dari peningkatan temperatur di bumi dan lapisan biosfernya digambarkan dalam realitas yang menguatirkan.&lt;br /&gt;Kenaikan suhu 1ºC sampai 3ºC merupakan "titik puncak", tetapi jika naik sampai pada 6 ºC maka peningkatan ini dapat menyebabkan kepunahan pada hampir semua kehidupan, termasuk manusia! Sulit dibayangkan jika perilaku dari manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang tidak diharapkan. Kita telah membahayakan planet ini dan berada di ambang kehilangan momentum apabila kita tidak bertindak secepatnya untuk membatasi efek emisi gas rumah kaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kenaikan Suhu 1 Derajat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada kenaikan suhu 1 derajat, Kutub Utara akan kehilangan es setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang mengakibatkan banyak penduduk menderita.&lt;br /&gt;Kenaikan Suhu 2 Derajat&lt;br /&gt;Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kenaikan Suhu 3 Derajat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan garis lintang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kenaikan Suhu 4 Derajat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ºC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kenaikan Suhu 5 Derajat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kenaikan Suhu 6 Derajat&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang mampu bertahan hidup kecuali bakteri. Hal ini akan menjadi "skenario hari kiamat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang lebih menguatirkan adalah karena kompleksnya ekosistem di planet ini, kenyataan akan perubahan iklim ini dapat menjadi lebih buruk dibandingkan dengan perkiraan yang dilakukan secara ilmiah! Prediksi akan efek dari perubahan iklim sangat menguatirkan. Saat menganalisa ulang seluruh data yang ia kumpulkan, Tuan Lynas berpikir, mungkin ia "harus merahasiakan semuanya" karena kebenarannya sangat "menakutkan. " Sebenarnya, beberapa dari perkiraan mulai menjadi kenyataan, sebagai contoh, gelombang panas saat musim panas di Eropa telah mulai mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya para manula. Cuaca yang memanas juga menyebabkan malaria dan penyakit lainnya yang bertambah secara regional. Pemanasan global telah membuat lapisan es di China menyusut 7% setiap tahunnya, hal ini dapat berakibat kerusakan yang lebih besar dan memberi efek kepada 300 juta jiwa yang sangat menggantungkan kebutuhan air mereka dari situ. Di India, mencairnya es yang sangat cepat telah menyebabkan 70.000 orang harus pindah dari Pulau Lohachara yang tenggelam, dan kenaikan permukaan laut telah menyebabkan dipindahkannya 20.000 penduduk yang tinggal di dataran paling rendah di Kepulauan Duke of York pada tahun 2000. Pada keadaan yang rentan dari ekosistem serta sistem sosial yang saling terkait satu sama lainnya, planet yang semakin panas juga menyebabkan rantai reaksi yang memicu terjadinya kelangkaan makanan dan air seiring dengan bertambahnya pengungsi sebagai akibat perubahan iklim. &lt;br /&gt;Akan tetapi, Tuan Lynas tidak berniat membuat pembaca pesimis akan masa depan planet ini. Sebaliknya dia menyampaikan peringatan dini secara jelas dan mendesak perhatian internasional akan diperlukannya usaha bersama untuk mengatasi pemanasan global seperti "mengambil tabung pemadam dan memadamkan api." Tidak diragukan lagi bahwa "api' tersebut timbul sebagai akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia dan berdasarkan analisis data, berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature; dan waktu yang tersisa kurang dari 1 dekade saat kenaikan mencapai puncak 'enam derajat'! Sesuai indikasi yang tercantum di bagan, kita telah mendekati tingkat 2 derajat, dengan demikian pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagan : Kenaikan Suhu dan Emisi Karbon*&lt;br /&gt;PERUBAHAN      SUHU TEMPERATUR ( ºC ) JUMLAH CO2&lt;br /&gt;Satu Derajat   0,1 - 1,0 ºC           350ppm (Level saat ini 380ppm)&lt;br /&gt;Dua Derajat    1,1 - 2,0 ºC           400ppm&lt;br /&gt;Tiga Derajat   2,1 - 3,0 ºC           450ppm&lt;br /&gt;Empat Derajat  3,1 - 4,0 ºC           550ppm&lt;br /&gt;Lima Derajat   4,1 - 5,0 ºC           650ppm&lt;br /&gt;Enam Derajat   5,1 - 5,8 ºC           800ppm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;*Tabel dari hal 279 di Enam Derajat: Masa Depan Kita di Planet yang Semakin Panas&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enam Derajat adalah sebuah tiupan terompet perang, panggilan kepada semua orang akan kondisi bumi kita yang berada pada situasi yang sangat kritis; ini adalah masa terpenting bagi para pemimpin dan tokoh politik untuk mengimplementasikan ketentuan ambang batas untuk mengurangi karbon dan gas dari efek rumah kaca lainnya, seperti metana. Tidak dapat di pungkiri bahwa ulah manusialah yang menyebabkan cepatnya kenaikan perubahan iklim. Kita harus mengubah gaya hidup kita ke arah yang lebih gembira dan lebih sehat seperti berlaih ke energi yang berkelanjutan dan gaya hidup vegetarian untuk menyelamatkan bumi kita. Kita hanya mempunyai sedikit waktu yang sangat terbatas untuk membuat titik balik. Pemanasan global adalah sebuah realitas dan membutuhkan perhatian semua umat manusia di planet ini. Untuk itu marilah kita segera bertindak untuk menyejukkan bumi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Referensi:&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;http://www.opendemo cracy.net/ arts/mark_ lynas_4470. Jsp&lt;br /&gt;http://www.supremem astertv.com/ bbs/board. php?bo_table= sos&amp;amp;wr_id=58&lt;br /&gt;BERTINDAKLAH SEKARANG&lt;br /&gt;SELAMATKAN PLANET KITA&lt;br /&gt;JADILAH VEGETARIAN&lt;br /&gt;HIJAUKAN LINGKUNGAN&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-2786162207417804877?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/2786162207417804877/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=2786162207417804877&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/2786162207417804877'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/2786162207417804877'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/08/enam-derajat-masa-depan-kita-di-planet.html' title='Enam Derajat Untuk Menghancurkan Peradaban Manusia'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-1439789674689247448</id><published>2008-08-08T21:01:00.000-07:00</published><updated>2008-08-10T19:48:40.993-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Reduce, Reuse, Recycle + Repair</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;publish by &lt;/span&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;http://akuinginhijau.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt; 06 Agustus, 2007&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJ0XC0xebrI/AAAAAAAAACc/BtcoizjrnPY/s1600-h/daur-ulang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; border-right: 0px; border-top: 0px; float: left; margin-bottom: 1em; border-left: 0px; margin-right: 1em; border-bottom: 0px; background-color: transparent; cssfloat: left; cssfloat:  ;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJ0XC0xebrI/AAAAAAAAACc/Y_GDaMYTR3A/s320-R/daur-ulang.jpg" style="border-right: 0px; border-top: 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px; cssfloat:  ;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;Anda pasti sudah pernah mendengar istilah 3R diatas yang sering didengungkan oleh banyak pencinta lingkungan. 3R itu adalah Reduce, Reuse and Recycle. Kita akan tambahkan 3R tersebut menjadi 4R dengan adanya Repair.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="border-right: medium none; border-top: medium none; border-left: medium none; border-bottom: medium none;"&gt;&lt;b&gt;Reduce&lt;/b&gt; berarti kita mengurangi penggunaan bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Reduce juga berarti mengurangi belanja barang-barang yang anda tidak “terlalu” butuhkan seperti baju baru, aksesoris tambahan atau apa pun yang intinya adalah pengurangan kebutuhan. Kurangi juga penggunaan kertas tissue dengan sapu tangan, kurangi penggunaan kertas di kantor dengan print preview sebelum mencetak agar tidak salah, baca koran online, dan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Reuse&lt;/b&gt; sendiri berarti pemakaian kembali seperti contohnya memberikan baju-baju bekas anda ke yatim piatu. Tapi yang paling dekat adalah memberikan baju yang kekecilan pada adik atau saudara anda, selain itu baju-baju bayi yang hanya beberapa bulan dipakai masih bagus dan bisa diberikan pada saudara yang membutuhkan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Recycle&lt;/b&gt; adalah mendaur ulang barang. Paling mudah adalah mendaur ulang sampah organik di rumah anda, menggunakan bekas botol plastik air minum atau apapun sebagai pot tanaman, sampai mendaur ulang kertas bekas untuk menjadi kertas kembali. Daur ulang secara besar-besaran belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Tempat sampah yang membedakan antara organik dan non-organik saja tidak jalan. Malah akhirnya lebih banyak gerilyawan lingkungan yang melakukan daur ulang secara kreatif dan menularkannya pada banyak orang dibandingkan pemerintah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Repair&lt;/b&gt; menjadikan 3R menjadi 4R. Repair memang banyak dilupakan oleh banyak orang, dan ini sebenarnya adalah hal yang terpenting di Indonesia. Repair adalah usaha perbaikan demi lingkungan. Contoh memperbaiki barang-barang yang rusak agar bisa kita gunakan kembali seperti sepatu jebol yang kita perbaiki karena dengan begitu kita tidak perlu membeli sepatu baru. Hal lain yang lebih besar adalah reboisasi atau perbaikan lahan kritis karena dengan ini kita bisa memiliki daerah resapan yang lebih besar dan menahan limpahan air yang bisa menyebabkan longsor. Penanaman bakau juga merupakan perbaikan lingkungan. Vulkanisir ban juga repair sehingga dapat kita reuse.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Banyak sekali hal yang bisa kita lakukan dari repair ini sendiri dan sangat diperlukan di Indonesia. Yang terpenting adalah kreativitas dan kemauan karena tanpa keinginan yang kuat, membuang sampah di jalan pun menjadi mudah. Tapi kalau anda sudah membiasakan diri dengan hidup yang menghargai lingkungan, maka dengan mudah anda dapat menahan diri.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-1439789674689247448?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/1439789674689247448/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=1439789674689247448&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/1439789674689247448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/1439789674689247448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/08/anda-pasti-sudah-pernah-mendengar.html' title='Reduce, Reuse, Recycle + Repair'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJ0XC0xebrI/AAAAAAAAACc/Y_GDaMYTR3A/s72-Rc/daur-ulang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-4508038814569184589</id><published>2008-08-06T00:30:00.000-07:00</published><updated>2008-08-16T07:32:15.895-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>WWF · Paper Dispenser</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 100%;"&gt;Sebuah Dispenser Tissue dibuat dengan sangat menarik oleh &lt;b&gt;Saatchi &amp;amp; Saatchi&amp;nbsp; &lt;i&gt;Design Agency&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; dari Denmark untuk menggambarkan betapa sangat besarnya pengaruh kerusakan hutan karena meningkatnya kebutuhan akan kertas. Dispenser ini dibuat dengan menampilkan silhouette dari Benua Amerika Selatan dengan bahan transparan, sehingga tissue yang ada didalamnya terlihat. Semakin banyak kertas yang di konsumsi / yang dikeluarkan, semakin menipis warna hijau yang ditampilkan. Menggambarkan bahwa semakin banyak permintaan/pemakaian kertas, semakin menipis pula jumlah populasi pohon di hutan-hutan kita. Ini sangat ironis, hutan adalah sumber terbesar bagi Oksigen (O2) yang kita hirup serta penyerap CO2 yang kita keluarkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJlTwmzOLmI/AAAAAAAAACE/wTK6GjtybE0/s1600-h/wwf-paper.jpg" imageanchor="1" style="background-color: transparent; border: 0px none; margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJlTwmzOLmI/AAAAAAAAACE/Jr0ik-V5FUM/s400-R/wwf-paper.jpg" style="border: 0px none;" wc="true" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Advertising Agency: &lt;a href="http://www.saatchi.dk/"&gt;&lt;span style="font-size: 85%;"&gt;Saatchi &amp;amp; Saatchi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;; Copenhagen, Denmark&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Creative Director: Simon Wooller&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;Art Directors / Copywriters: Cliff Kagawa Holm, Silas Jansson&lt;br /&gt;Release: April 2007&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Tom Soder&lt;/b&gt; – dari &lt;i&gt;University of Maine&lt;/i&gt; – membuat sebuah taksiran. Dibutuhkan sekitar 24 pohon jenis hardwood yang berdiameter 6 – 8 inci, serta tinggi sekitar 40 kaki, untuk menghasilkan 1 (satu) ton kertas tulis. Nominalnya bisa bervariasi tergantung dari jenis kertas yang dihasilkan dan cara pembuatannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Inilah hitungan kasar Tom Sader selengkapnya mengenai relasi antara jumlah pohon dan banyaknya kertas yang dihasilkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;1 ton kertas tulis membutuhkan 24 pohon&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;1 ton kertas koran menggunakan 12 pohon&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;1 pohon menghasilkan sekitar 8000 lembar kertas photocopy&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sekurang-kurangnya 15 pohon dibutuhkan untuk menghasilkan 1 ton kertas majalah berkualitas tinggi (seperti yang digunakan oleh National Geographic), dan &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Sekurang-kurangnya 8 pohon dibutuhkan untuk menghasilkan 1 ton kertas majalah berkualitas rendah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kebayang ‘gak, berapa banyak pohon yang bisa kita selamatkan jika kita menghemat penggunaan kertas serta mendaur ulangnya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Oleh karena itu, sebuah lembaga independen (semacam LSM) di U.S tidak hentinya berkampanye ke seluruh produsen kertas (termasuk kertas tissue) untuk menggunakan kertas daur ulang sebagai salah satu bahan campuran pembuatan kertas (maupun tissue) mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Kampanye lembaga ini terbukti cukup efektif, sekitar 30 – 40% (taksiran kasar) perusahaan penghasil kertas di U.S telah mengikuti saran lembaga tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;Apa yang bis kita lakukan?&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Cara mudah yang bisa kita perbuat adalah&amp;nbsp;menerapkan konsep &lt;i&gt;reduce, reuse&lt;/i&gt;&amp;nbsp;dan &lt;i&gt;recycle&lt;/i&gt; (3R) yang pertama kali diperkenalkan ke publik saat acara “Science Fair 2008” yang berlangsung pada tanggal 2 februari lalu. Dan berikut tips-tips mudah menerapkan 3R :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Gunakanlah 2 sisi kertas, baik untuk print-out, ataupun untuk keperluan fotocopy (jika memungkinkan) &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Jika mengetik, usahakan ukuran tulisan dan batas marjin seefisien mungkin agar dalam 1 halaman memuat lebih banyak tulisan sehingga menghemat jumlah kertas yang nantinya akan dipakai;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Gunakanlah selalu computer untuk presentasi tanpa perlu memberikan print-out pada peserta.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Manfaatkanlah sisi kertas bekas print-out atau fotocopi yang gagal atau berkas yang sudah tidak digunakan lagi, sebagai kertas coretan atau memo informal;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Tumpukan kertas yang benar-benar sudah tidak dapat digunakan lagi dapat anda berikan atau jual (dengan sistem barter biasanya) ke tempat pengolahan kertas daur ulang agar benar-benar termanfaatkan dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;Memang, tidak 100% kertas yang kita gunakan dapat didaur ulang yang penting usaha kita untuk melakukannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Tahukah anda ?&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; 1 ton kertas recycle menyelamatkan 17 pohon, menghemat 32.000 liter air dan 4200 kWh listrik (setara dengan rata-rata penggunaan listrik di rumah tangga selama 6 bulan), serta mengurangi polutan udara sebesar 27 kg. Wow…!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;So.., let’s recycle paper!!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;Sumber :&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;1. www.environment-agency.gov.uk/fun &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;2. www.conservatree.org/ &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;3. www.tappi.org/paperu/all_about_paper/earth_answers/&lt;/span&gt; &lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-4508038814569184589?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/4508038814569184589/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=4508038814569184589&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4508038814569184589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4508038814569184589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/08/to-make-people-realize-that-saving.html' title='WWF · Paper Dispenser'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SJlTwmzOLmI/AAAAAAAAACE/Jr0ik-V5FUM/s72-Rc/wwf-paper.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-9093060468679506694</id><published>2008-07-28T20:55:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:35:10.580-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat.</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;publish by &lt;/span&gt;&lt;a href="http://akuinginhijau.wordpress.com/"&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt;http://akuinginhijau.wordpress.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:90%;"&gt; 16 Maret, 2008&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak orang yang memberi peringatan, rumor, gosip bahkan artikel majalah tentang bahaya plastik. Tetapi tetap saja hanya segelintir orang yang menggubris, peduli atau sampai meneliti lebih lanjut.&lt;br /&gt;Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Mulai dari botol minum, TV, kulkas, pipa pralon, plastik laminating, gigi palsu, compact disk (CD), kutex (pembersih kuku), mobil, mesin, alat-alat militer hingga pestisida. Oleh karena itu kita bisa hampir dipastikan pernah menggunakan dan memiliki barang-barang yang mengandung Bisphenol-A. Salah satu barang yang memakai plastik dan mengandung Bisphenol A adalah industri makanan dan minuman sebagai tempat penyimpan makanan, plastik penutup makanan, botol air mineral, dan botol bayi walaupun sekarang sudah ada botol bayi dan penyimpan makanan yang tidak mengandung Bisphenol A sehingga aman untuk dipakai makan. Satu tes membuktikan 95% orang pernah memakai barang mengandung Bisphenol-A.&lt;br /&gt;Plastik dipakai karena ringan, tidak mudah pecah, dan murah. Akan tetapi plastik juga beresiko terhadap lingkungan dan kesehatan keluarga kita. Oleh karena itu kita harus mengerti plastik-plastik yang aman untuk kita pakai.&lt;br /&gt;Apakah arti dari simbol-simbol yang kita temui pada berbagai produk plastik?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6Vs6soUUI/AAAAAAAAABE/3qN9M16IwPY/s1600-h/pete.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228280816326955330" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6Vs6soUUI/AAAAAAAAABE/3qN9M16IwPY/s200/pete.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #1. PETE atau PET (polyethylene terephthalate) biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Boto-botol dengan bahan #1 dan #2 direkomendasikan hanya untuk sekali pakai. Jangan pakai untuk air hangat apalagi panas. Buang botol yang sudah lama atau terlihat baret-baret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6WStZT6EI/AAAAAAAAABM/4ohWD-qQsMA/s1600-h/hdpe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228281465591294018" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6WStZT6EI/AAAAAAAAABM/4ohWD-qQsMA/s200/hdpe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;#2. HDPE (high density polyethylene) biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu. Sama seperti #1 PET, #2 juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6XQnsr4gI/AAAAAAAAABU/8RY1jKiTdBI/s1600-h/v.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228282529213833730" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6XQnsr4gI/AAAAAAAAABU/8RY1jKiTdBI/s200/v.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #3. V atau PVC (polyvinyl chloride) adalah plastik yang paling sulit di daur ulang. Plastik ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), dan botol-botol. Kandungan dari PVC yaitu DEHA yang terdapat pada plastik pembungkus dapat bocor dan masuk ke makanan berminyak bila dipanaskan. PVC berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6X4rBZs9I/AAAAAAAAABc/G0465sFpGww/s1600-h/ldpe.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228283217300796370" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6X4rBZs9I/AAAAAAAAABc/G0465sFpGww/s200/ldpe.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #4. LDPE (low density polyethylene) biasa dipakai untuk tempat makanan dan botol-botol yang lembek. Barang-barang dengan kode #4 dapat di daur ulang dan baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat. Barang dengan #4 bisa dibilang tidak dapat di hancurkan tetapi tetap baik untuk tempat makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="5-PP" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/5-pp.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="5-PP" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/5-pp.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6YOBWajYI/AAAAAAAAABk/_LS9HJXcbSs/s1600-h/pp.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228283584071765378" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6YOBWajYI/AAAAAAAAABk/_LS9HJXcbSs/s200/pp.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #5. PP (polypropylene) adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik terutama untuk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik adalah biasa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Cari simbol ini bila membeli barang berbahan plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="6-PS" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/6-ps.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="6-PS" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/6-ps.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6YqLBY5TI/AAAAAAAAABs/bxiU7l5CUPc/s1600-h/ps.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228284067704268082" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6YqLBY5TI/AAAAAAAAABs/bxiU7l5CUPc/s200/ps.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #6. PS (polystyrene) biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dll. Bahan Polystyrene bisa membocorkan bahan styrine ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. Bahan Styrine berbahaya untuk otak dan sistem syaraf. Selain tempat makanan, styrine juga bisa didapatkan dari asap rokok, asap kendaraan dan bahan konstruksi gedung. Bahan ini harus dihindari dan banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara &lt;a title="china bans styrofoam" href="http://www.dbsst.org/actions/unsecured/displayCaseForPrint?caseHistorySeq=501" target="_blank"&gt;China&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a title="7-other" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/7-other.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a title="7-other" href="http://akuinginhijau.files.wordpress.com/2008/03/7-other.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6Y8FRBDpI/AAAAAAAAAB0/xPDocKgPrMc/s1600-h/other.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5228284375396847250" style="CURSOR: hand" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6Y8FRBDpI/AAAAAAAAAB0/xPDocKgPrMc/s200/other.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; #7. Other (biasanya polycarbonate) bisa didapatkan di tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga. Polycarbonate bisa mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon. Hindari bahan plastik Polycarbonate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak sekali barang plastik yang tidak mencantumkan simbol-simbol ini, terutama barang plastik buatan lokal di Indonesia. Oleh karena itu, kalau anda ragu lebih baik tidak membeli. Kalaupun barang bersimbol lebih mahal, harga tersebut lebih berharga dibandingkan kesehatan keluarga kita.&lt;br /&gt;Pada akhirnya. Hindari penggunaan plastik apapun di Microwave. Gunakan bahan keramik, gelas atau pyrex sebagai gantinya.&lt;br /&gt;Hindari juga membuang sampah plastik terutama yang mengandung Bisphenol-A sembarangan karena bahan tersebut pun bisa mencemari air tanah yang pada akhirnya pun bisa mencemari air minum banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga informasi ini bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-9093060468679506694?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/9093060468679506694/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=9093060468679506694&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/9093060468679506694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/9093060468679506694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/07/hati-hati-dengan-bahaya-plastik.html' title='Hati-Hati dengan Bahaya Plastik! Pelajari Sebelum Terlambat.'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SI6Vs6soUUI/AAAAAAAAABE/3qN9M16IwPY/s72-c/pete.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-4811389917126273832</id><published>2008-07-25T19:48:00.001-07:00</published><updated>2008-08-20T22:31:09.989-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Dampak Pencemaran Pantai Dan Laut Terhadap Kesehatan Manusia</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;Sumber : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.fajar.co.id/"&gt;&lt;span style="font-size: 90%;"&gt;http://www.fajar.co.id/news.php?newsid=47749&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span style="font-size: 90%;"&gt;; 3 Desember 2007&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div class="separator" style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none; clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKz855-y9AI/AAAAAAAAAC0/J_xAv3BwBjA/s1600-h/mangrove-hightide.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; cssfloat: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" fd="true" src="http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKz855-y9AI/AAAAAAAAAC0/kerzBBuYs0c/s400-R/mangrove-hightide.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan semakin meluasnya kawasan pemukiman penduduk, semakin meningkatnya produk industri rumah tangga, serta semakin berkembangnya Kawasan Industri di kota besar, akan memicu terjadinya peningkatan pencemaran pada perairan pantai dan laut. Hal ini disebabkan karena semua limbah dari daratan, baik yang berasal dari pemukiman perkotaan maupun yang bersumber dari kawasan industri, pada akhirnya bermuara ke pantai. &lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="border-bottom: medium none; border-left: medium none; border-right: medium none; border-top: medium none;"&gt;Limbah domestik yang berasal dari rumah tangga, perhotelan, rumah sakit dan industri rumah tangga yang terbawa oleh air sisa-sisa pencucian akan terbuang ke saluran drainase dan masuk ke kanal dan selanjutnya terbawa ke pantai. Limbah yang dibuang pada tempat pembuangan sampah akan terkikis oleh air hujan dan terbawa masuk ke kanal atau sungai dan selanjutnya juga bermuara ke pantai. Limbah yang berasal dari kawasan industri baik yang sudah diolah maupun yang belum, juga pada akhirnya akan terbuang ke perairan pantai.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Polutan dalam Organisme Laut&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Air laut adalah suatu komponen yang berinteraksi dengan lingkungan daratan, di mana buangan limbah dari daratan akan bermuara ke laut. Selain itu air laut juga sebagai tempat penerimaan polutan (bahan cemar) yang jatuh dari atmosfir. Limbah tersebut yang mengandung polutan kemudian masuk ke dalam ekosistem perairan pantai dan laut. Sebagian larut dalam air, sebagian tenggelam ke dasar dan terkonsentrasi ke sedimen, dan sebagian masuk ke dalam jaringan tubuh organisme laut (termasuk fitoplankton, ikan, udang, cumi-cumi, kerang, rumput laut dan lain-lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian,polutan tersebut yang masuk ke air diserap langsung oleh fitoplankton.&lt;br /&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;Fitoplankton adalah produsen dan sebagai tropik level pertama dalam rantai makanan. Kemudian fitoplankton dimakan zooplankton. Konsentrasi polutan dalam tubuh zooplankton lebih tinggi dibanding dalam tubuh fitoplankton karena zooplankton memangsa fitoplankton sebanyak-banyaknya. Fitoplankton dan zooplankton dimakan oleh ikan-ikan planktivores (pemakan plankton) sebagai tropik level kedua. Ikan planktivores dimangsa oleh ikan karnivores (pemakan ikan atau hewan) sebagai tropik level ketiga, selanjutnya dimangsa oleh ikan predator sebagai tropik level tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan predator dan ikan yang berumur panjang mengandung konsentrasi polutan dalam tubuhnya paling tinggi di antara seluruh organisme laut. Kerang juga mengandung logam berat yang tinggi karena cara makannya dengan menyaring air masuk ke dalam insangnya setiap saat dan fitoplankton ikut tertelan. Polutan ikut masuk ke dalam tubuhnya dan terakumulasi terus-menerus dan bahkan bisa melebihi konsentrasi yang di air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Polutan tersebut mengikuti rantai makanan mulai dari fitoplankton sampai ikan predator dan pada akhirnya sampai ke manusia. Bila polutan ini berada dalam jaringan tubuh organisme laut tersebut dalam konsentrasi yang tinggi, kemudian dijadikan sebagai bahan makanan maka akan berbahaya bagi kesehatan manusia. Karena kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh makanan yang dimakan. Makanan yang berasal dari daerah tercemar kemungkinan besar juga tercemar. Demikian juga makanan laut (seafood) yang berasal dari pantai dan laut yang tercemar juga mengandung bahan polutan yang tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu polutan yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia adalah logam berat. WHO (World Health Organization) atau Organisasi Kesehatan Dunia dan FAO (Food Agriculture Organization) atau Organisasi Pangan Dunia merekomendasikan untuk tidak mengonsumsi makanan laut (seafood) yang tercemar logam berat. Logam berat telah lama dikenal sebagai suatu elemen yang mempunyai daya racun yang sangat potensil dan memiliki kemampuan terakumulasi dalam organ tubuh manusia. Bahkan tidak sedikit yang menyebabkan kematian. Beberapa logam berat yang berbahaya adalah air raksa atau mercury (Hg), Kadmium (Cd), Timbal (Pb), Tembaga (Cu), dan lain-lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mercury&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Air Raksa atau Mercury (Hg) adalah salah satu logam berat dalam bentuk cair. Terjadinya pencemaran mercury di perairan laut lebih banyak disebabkan oleh faktor manusia dibanding faktor alam. Meskipun pencemaran mercury dapat terjadi secara alami tetapi kadarnya sangat kecil. Pencemaran mercury secara besar-besaran disebabkan karena limbah yang dibuang oleh manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia telah menggunakan mercury oksida (HgO) dan mercury sulfida (HgS) sebagai zat pewarna dan bahan kosmetik sejak jaman dulu. Dewasa ini mercury telah digunakan secara meluas dalam produk elektronik, industri pembuatan cat, pembuatan gigi palsu, peleburan emas, sebagai katalisator, dan lain-lain. Penggunaan mercury sebagai elektroda dalam pembuatan soda api dalam industri makanan seperti minyak goreng, produk susu, kertas tima, pembungkus makanan juga kadang mencemari makanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencemaran logam mercury (Hg) mulai mendapat perhatian sejak munculnya kasus minamata di Jepang pada tahun 1953. Pada saat itu banyak orang mengalami penyakit yang mematikan akibat mengonsumsi ikan, kerang, udang dan makanan laut lainnya yang mengandung mercury.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus minamata yang terjadi dari tahun 1953 sampai 1975 telah menyebabkan ribuan orang meninggal dunia akibat pencemaran mercury di Teluk Minamata Jepang. Industri Kimia Chisso menggunakan mercury khlorida (HgCl2) sebagai katalisator dalam memproduksi acetaldehyde sintesis di mana setiap memproduksi satu ton acetaldehyde menghasilkan limbah antara 30-100 gr mercury dalam bentuk methyl mercury (CH3Hg) yang dibuang ke laut Teluk Minamata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Methyl mercury ini masuk ke dalam tubuh organisme laut baik secara langsung dari air maupun mengikuti rantai makanan. Kemudian mencapai konsentrasi yang tinggi pada daging kerang-kerangan, crustacea dan ikan yang merupakan konsumsi sehari-hari bagi masyarakat Minamata. Konsentrasi atau kandungan mercury dalam rambut beberapa pasien di rumah sakit Minamata mencapai lebih 500 ppm. Masyarakat Minamata yang mengonsumsi makanan laut yang tercemar tersebut dalam jumlah banyak telah terserang penyakit syaraf, lumpuh, kehilangan indera perasa dan bahkan banyak yang meninggal dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kadmium&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kadmium (Cd) menjadi populer sebagai logam berat yang berbahaya setelah timbulnya pencemaran sungai di wilayah Kumamoto Jepang yang menyebabkan keracunan pada manusia. Pencemaran kadmium pada air minum di Jepang menyebabkan penyakit “itai-itai”. Gejalanya ditandai dengan ketidak-normalan tulang dan beberapa organ tubuh menjadi mati. Keracunan kronis yang disebabkan oleh Cd adalah kerusakan sistem fisiologis tubuh seperti pada pernapasan, sirkulasi darah, penciuman, serta merusak kelenjar reproduksi, ginjal, jantung dan kerapuhan tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadmium telah digunakan secara meluas pada berbagai industri antara lain pelapisan logam, peleburan logam, pewarnaan, baterai, minyak pelumas, bahan bakar. Bahan bakar dan minyak pelumas mengandung Cd sampai 0,5 ppm, batubara mengandung Cd sampai 2 ppm, pupuk superpospat juga mengandung Cd bahkan ada yang sampai 170 ppm. Limbah cair dari industri dan pembuangan minyak pelumas bekas yang mengandung Cd masuk ke dalam perairan laut serta sisa-sisa pembakaran bahan bakar yang terlepas ke atmosfir dan selanjutnya jatuh masuk ke laut. Konsentrasi Cd pada air laut yang tidak tercemar adalah kurang dari 1 mg/l atau kurang dari 1 mg/kg sedimen laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsentrasi Cd maksimum dalam air minum yang diperbolehkan oleh Depkes RI dan WHO adalah 0,01,mg/l. Sementara batas maksimum konsentrasi atau kandungan Cd pada daging makanan laut yang layak bagi kesehatan yang direkomendasikan FAO dan WHO adalah lebih kecil dari 0,95 mg/kg. Sebaliknya Dirjen Pengawasan Obat dan Makanan merekomendasikan tidak lebih dari 2,0 mg/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Timbal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Timbal (Pb) juga salah satu logam berat yang mempunyai daya toksitas yang tinggi terhadap manusia karena dapat merusak perkembangan otak pada anak-anak, menyebabkan penyumbatan sel-sel darah merah, anemia dan mempengaruhi anggota tubuh lainnya. Pb dapat diakumulasi langsung dari air dan dari sedimen oleh organisme laut. Dewasa ini pelepasan Pb ke atmosfir meningkat tajam akibat pembakaran minyak dan gas bumi yang turut menyumbang pembuangan Pb ke atmosfir. Selanjutnya Pb tersebut jatuh ke laut mengikuti air hujan. Dengan kejadian tersebut maka banyak negara di dunia mengurangi tetraeil Pb pada minyak bumi dan gas alam untuk mengurangi pencemaran Pb di atmosfir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WHO dan FAO merekomendasikan bahwa konsentrasi Pb pada daging makanan laut yang layak konsumsi adalah lebih kecil dari 0,715 mg/kg. Sebaliknya Ditjen Pengawasan Obat dan Makanan merekomendasikan tidak lebih dari 2,0 mg/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perlu Perhatian Serius&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil beberapa penelitian baik penelitian skripsi mahasiswa, penelitian perguruan tinggi, penelitian Litbang Pemerintah, penelitian LSM, penelitian Bapedalda menunjukkan bahwa beberapa titik di Pantai Losari sudah mengalami tekanan pencemaran yang cukup serius. Oleh karena itu, pencemaran Pantai Losari seharusnya perlu mendapat perhatian yang serius dari berbagai pihak, baik masyarakat awam, Lembaga Sosial Masyarakat, pemerhati lingkungan, peneliti, perguruan tinggi maupun pemerintah sebagai pengambil kebijakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila hal ini dibiarkan berlarut-larut tanpa ada perhatian serius maka tidak menutup kemungkinan dampak yang ditimbulkan jauh lebih besar dan harus mengeluarkan biaya kesehatan dan biaya sosial yang jauh lebih besar. Selanjutnya, dilakukan monitoring dan kontroling terhadap konsentrasi logam berat pada makanan laut yang diambil di sekitar area yang tercemar terutama pantai Losari dan muara Sungai Tallo demi kemaslahatan umat manusia.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-4811389917126273832?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/4811389917126273832/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=4811389917126273832&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4811389917126273832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4811389917126273832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/07/dampak-pencemaran-pantai-dan-laut.html' title='Dampak Pencemaran Pantai Dan Laut Terhadap Kesehatan Manusia'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SKz855-y9AI/AAAAAAAAAC0/kerzBBuYs0c/s72-Rc/mangrove-hightide.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-5882209397170159158</id><published>2008-07-21T08:42:00.001-07:00</published><updated>2008-07-25T21:56:31.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Literary'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;font-size:110%;"&gt;hidup dalam bayang-bayang&lt;br /&gt;dalam kelam dengan cahaya temaram&lt;br /&gt;tak ada harapan terang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bila saja ada cahaya bintang terang&lt;br /&gt;menghampiri, mencermati keberadaan diri yg hilang&lt;br /&gt;memeluk raga dengan penuh kasih sayang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang ada untuknya cuma kesetiaan yang takkan pernah hilang&lt;br /&gt;waktu hanya untuknya, takkan pernah ada yg lain&lt;br /&gt;hidup ini cukup untuk kehidupannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keberadaan diri tak penting lagi&lt;br /&gt;hidup ku untuknya&lt;br /&gt;dan untuknya adalah hidupku&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-5882209397170159158?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/5882209397170159158/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=5882209397170159158&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/5882209397170159158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/5882209397170159158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/07/hidup-dalam-bayang-bayang-dalam-kelam.html' title=''/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-4284208250137018093</id><published>2008-07-21T08:41:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T21:56:31.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Literary'/><title type='text'>aku, kamu adalah sama</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;font-size:110%;"&gt;&lt;p&gt;Dalam keheningan&lt;br /&gt;ku menemukan arti kesejatian&lt;br /&gt;diri ini tunggal dalam kemajemukan&lt;br /&gt;perbedaan bertemu persamaan&lt;br /&gt;menemukan arti penerimaan&lt;br /&gt;kita adalah satu sebagai insan&lt;br /&gt;selalu hidup dalam kebersamaan&lt;br /&gt;aku, kamu adalah kita,...adalah satu kesatuan&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-4284208250137018093?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/4284208250137018093/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=4284208250137018093&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4284208250137018093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/4284208250137018093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/07/aku-kamu-adalah-sama.html' title='&lt;span style=&quot;font-family:courier new;font-size:110%;&quot;&gt;aku, kamu adalah sama&lt;/span&gt;'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-7009797955673188194</id><published>2008-07-16T22:33:00.000-07:00</published><updated>2008-12-09T04:35:10.845-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Dampak Pemanasan Global Mengerikan</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SH7afjm05tI/AAAAAAAAAAw/sAvCXAN5Q7w/s1600-h/Global_Warming_up.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5223852853465245394" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 236px; CURSOR: hand; HEIGHT: 152px" height="159" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SH7afjm05tI/AAAAAAAAAAw/sAvCXAN5Q7w/s320/Global_Warming_up.jpg" width="259" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;persda/Bian Harnansa&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;GLOBAL WARMING&lt;/strong&gt; - Pembabatan hutan untuk digunakan sebagai lahan tambang batu-bara dan akan menjadi danau setelah tidak ditambang lagi di Kutai Kartanegara. Kalimantan Timur. Para pemimpin dari sejumlah negara akan bertemu di Bali membahas Global Warming&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;&lt;strong&gt;VALENCIA, &lt;em&gt;Senin&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; - Pemanasan global merupakan sesuatu yang tak terbantahkan lagi dan dapat menimbulkan dampak sangat mengerikan. Demikian salah satu pernyataan dalam laporan terakhir Panel PBB untuk Perubahan Iklim atau United Nations Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) yang diumumkan di Valencia, Sabtu (19/11).&lt;br /&gt;Sekretaris Jendral PBB Ban Ki Moon menantang pemerintah negara-negara di seluruh dunia untuk melakukan aksi nyata mengatasi ancaman tersebut. Ia mengajak para pengambil kebijakan untuk merespon temuan ini dalam konferensi perubahan iklim di Bali yang akan digelar awal Desember 2007.&lt;br /&gt;"Sangat mendesak, usaha global harus dilakukan," ujar Ban Ki-Moon, Sekretaris Jendral PBB. Ia berharap para pengambil kebijakan dari seluruh dunia dapat merespon temuan ini dalam konferensi perubahan iklim yang akan digelar di Bali mulai 3 Desember 2007.&lt;br /&gt;Mengerikan &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Laporan tersebut menyebut manusia sebagai biang utama pemanasan global. Emisi gas rumah kaca mengalami kenaikan 70 persen antara 1970 hingga 2004. Konsentrasi gas karbondioksida di atmosfer jauh lebih tinggi dari kandungan alaminya dalam 650 ribu tahun terakhir.&lt;br /&gt;Rata-rata temperatur global telah naik 1,3 derajat Fahrenheit (setara 0,72 derat Celcius) dalam 100 tahun terakhir. Muka air laut mengalami kenaikan rata-rata 0,175 centimeter setiap tahun sejak 1961.&lt;br /&gt;Sekitar 20 hingga 30 persen spesies tumbuh-tumbuhan dan hewan berisiko punah jika temperatur naik 2,7 derajat Fahrenheit (setara 1,5 derajat Celcius). Jika kenaikan temperatur mencapai 3 derajat Celcius, 40 hingga 70 persen spesies mungkin musnah.&lt;br /&gt;Meski negara-negara miskin yang akan merasakan dampak sangat buruk, perubahan iklim juga melanda negara maju. Pada 2020, 75 juta hingga 250 juta penduduk Afrika akan kekurangan sumber air, penduduk kota-kota besar di Asia akan berisiko terlanda banjir dan rob. Di Eropa, kepuanahan spesies akan ekstensif. sementara di Amerika Utara, gelombang panas makin lama dan menyengat sehingga perebutan sumber air akan semakin tinggi.&lt;br /&gt;Kondisi cuaca ektrim akan menjadi peristiwa rutin. Badai tropis akan lebih sering terjadi dan semakin besar intensitasnya. Gelombang panas dan hujan lebat akan melanda area yang lebih luas. Risiko terjadinya kebakaran hutan dan penyebaran penyakit meningkat.&lt;br /&gt;Sementara itu, kekeringan akan menurunkan produktivitas lahan dan kualitas air. Kenaikan muka air laut akan memicu banjir lebih luas, mengasinkan air tawar, dan menggerus kawasan pesisir.Sumber: APPenulis: Wah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-7009797955673188194?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/7009797955673188194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=7009797955673188194&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7009797955673188194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/7009797955673188194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2008/07/dampak-pemanasan-global-mengerikan.html' title='Dampak Pemanasan Global Mengerikan'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_CuMJA4q0idg/SH7afjm05tI/AAAAAAAAAAw/sAvCXAN5Q7w/s72-c/Global_Warming_up.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-116585402312514656</id><published>2006-12-11T07:42:00.000-08:00</published><updated>2008-07-25T21:56:47.779-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Environment'/><title type='text'>Macet...siapa yang salah!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos1.blogger.com/x/blogger/3931/4009/1600/940366/Macet.jpg"&gt;&lt;img src="http://photos1.blogger.com/x/blogger/3931/4009/320/850266/Macet.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br/&gt; &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-116585402312514656?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/116585402312514656/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=116585402312514656&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116585402312514656'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116585402312514656'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2006/12/macetsiapa-yang-salah.html' title='Macet...siapa yang salah!'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-116233624444303137</id><published>2006-11-01T06:12:00.000-08:00</published><updated>2008-07-25T21:53:56.380-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Healthy'/><title type='text'>Manfaat Teh</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Keuntungan teh hijau sudah diketahui orang selama bertahun-tahun. Tapi, belakangan, para ilmuwan mulai melirik untuk meneliti secara ilmiah keuntungan teh hijau itu.Dalam beberapa studi ditemukan adanya hubungan antara kebiasaan minum teh hijau dan berkurangnya risiko beberapa kanker. Seperti, kanker kulit, payudara, paru-paru, usus besar dan kandung kencing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, para ilmuwan juga menunjukkan adanya kandungan antioksidan dalam teh hijau. Antioksidan itu dapat menghambat oksidasi LDL (kolesterol jahat), dan meningkatkan HDL (kolesterol baik). Selain itu, antioksidan bisa memperbaiki fungsi pembuluh darah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar kebiasaan minum teh itu menghasilkan banyak manfaat, berikut beberapa tip dari The Harvard Women’s Health Watch tentang apa saja yang perlu diperhatikan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Seberapa banyak dan sering seharusnya Anda minum teh? Orang-orang yang hidup dalam budaya minum teh, mereka biasa minum sekitar 3-4 cangkir sehari.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dalam teh adalah dengan minum dari teh segar. Tentunya, setelah direndam dalam air panas selama 3-5 menit. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Teh yang sudah ada dalam kemasan, baik yang masih berupa teh kering maupun minuman teh,nilai nutrisinya biasanya berkurang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Susahnya, teh bisa menghambat absorbsi zat besi dari buah dan sayuran. Untuk mencegah hal itu, bisa ditambahkan lemon atau susu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:90%;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : Jawa Pos&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-116233624444303137?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/116233624444303137/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=116233624444303137&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116233624444303137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116233624444303137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2006/11/manfaat-teh.html' title='Manfaat Teh'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-116118426181544086</id><published>2006-10-18T08:01:00.000-07:00</published><updated>2008-07-25T21:56:31.521-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Literary'/><title type='text'>Jangan Bersedih</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;font-size:110%;"&gt;Kau wanita penuh hati&lt;br /&gt;Menapaki lembah penuh duri&lt;br /&gt;Bercucuran air mata sedih&lt;br /&gt;Berselimut duka, meremukkan asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau bersedih&lt;br /&gt;Diri ini akan selalu disisi&lt;br /&gt;Melindungimu dari selentingan iri&lt;br /&gt;Memapahmu dalam gelapnya prasangka hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersabarlah penuh kelapangan hati&lt;br /&gt;Berusahalah sekuat kepakan sayap burung colibry&lt;br /&gt;Gantungkan segenap cita setinggi langit penguasa raya&lt;br /&gt;Benamkan takut, lantangkan semangat hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan kau bersedih&lt;br /&gt;Diri ini akan setia menemani&lt;br /&gt;Melipur duka nestapa hati&lt;br /&gt;Mengisi hati dengan bunga berseri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarkan semua berlalu&lt;br /&gt;Seiring waktu kan kau temukan asa baru&lt;br /&gt;Membaringkanmu dalam peraduan yang syahdu&lt;br /&gt;Semoga sedih berlalu, dan bunga bahagia merekah mewangi dikalbu&lt;br /&gt;Selalu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-116118426181544086?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/116118426181544086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=116118426181544086&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116118426181544086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116118426181544086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2006/10/jangan-bersedih.html' title='&lt;span style=&quot;font-family:courier new;font-size:110%;&quot;&gt;Jangan Bersedih&lt;/span&gt;'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-35999415.post-116118331554077766</id><published>2006-10-18T07:24:00.001-07:00</published><updated>2008-07-26T21:06:00.911-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Healthy'/><title type='text'>Manfaat TEH (Teh Hijau)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Keuntungan teh hijau sudah diketahui orang selama bertahun-tahun.&lt;br /&gt;Tapi, belakangan, para ilmuwan mulai melirik untuk meneliti secara ilmiah keuntungan teh hijau itu.&lt;br /&gt;Dalam beberapa studi ditemukan adanya hubungan antara kebiasaan minum teh hijau dan berkurangnya risiko beberapa kanker.&lt;br /&gt;Seperti, kanker kulit, payudara, paru-paru, usus besar dan kandung kencing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, para ilmuwan juga menunjukkan adanya kandungan antioksidan dalam teh hijau.&lt;br /&gt;Antioksidan itu dapat menghambat oksidasi LDL (kolesterol jahat), dan&lt;br /&gt;meningkatkan HDL (kolesterol baik). Selain itu, antioksidan bisa memperbaiki fungsi pembuluh darah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, agar kebiasaan minum teh itu menghasilkan banyak manfaat, berikut beberapa tip dari The Harvard Women’s Health Watch&lt;br /&gt;tentang apa saja yang perlu diperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Seberapa banyak dan sering seharusnya Anda minum teh?&lt;br /&gt;    Orang-orang yang hidup dalam budaya minum teh, mereka biasa minum sekitar 3-4&lt;br /&gt; cangkir sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dalam teh adalah dengan minum dari teh&lt;br /&gt; segar. Tentunya, setelah direndam dalam air panas selama 3-5 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Teh yang sudah ada dalam kemasan, baik yang masih berupa teh kering maupun&lt;br /&gt; minuman teh, nilai nutrisinya biasanya berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:110%;"&gt;Susahnya, teh bisa menghambat absorbsi zat besi dari buah dan sayuran. Untuk&lt;br /&gt; mencegah hal itu, bisa ditambahkan lemon atau susu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:90%;"&gt;&lt;em&gt;Sumber : Jawa Pos&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/35999415-116118331554077766?l=ijodaoen.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ijodaoen.blogspot.com/feeds/116118331554077766/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=35999415&amp;postID=116118331554077766&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116118331554077766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/35999415/posts/default/116118331554077766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ijodaoen.blogspot.com/2006/10/manfaat-teh-teh-hijau.html' title='Manfaat TEH (Teh Hijau)'/><author><name>&lt;b&gt;Ainul&lt;/b&gt;</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04372789321137554059</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
